Jumat, 25 Februari 2011

TRIK MEMPERBAIKI HARDISK BAD SECTOR

Harddiskadalah media penyimpan yang sangat penting pada computer. Sayangnya umur pemakaian yang terbatas. Kerusakan pada harddisk dapat disebabkanbeberapa hal. Misalnya :
  • Power supply yang tidak memadai dan merusak kontroller harddisk dan motor.
  • Harddisk terjatuh dan merusak mekanik didalamnya atau minimal terjadi bad sector.
  • Terlalu sering dibawa bawa tanpa pengaman membuat platter harddisk rusak karena goncangan berlebih.
  • Suhu didalam harddisk yang panas membuat kondisi harddisk dalam lingkungan tidak stabil.
  • Kondisi MTBF/umur harddisk, sudah tercapai dan akan rusak.

Hal yang masihdapat dilakukan untuk memperbaiki harddisk yang terkena bad sectoradalah hanya kondisi dimana harddisk masih berputar, keadaan controllerharddisk masih bekerja. Tetapi keadaan ini masih dibagi lagi, bilaingin mengunakan harddisk yang terkena bad sector. Masalahpenyebab bad sector adalah salah satu kerusakan yang sering terjadi.Kondisi kerusakan oleh bad sector dibedakan oleh 3 keadaan.
  • Kondisidimana platter harddisk aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudahtidak dapat digunakan. Semakin lama harddisk semakin rusak dan tidakberguna lagi untuk dipakai sebagai media storage.
  • Kondisiplatter yang aus tetapi belum mencapai kondisi kritis. Kondisi inidapat dikatakan cukup stabil untuk harddisk. Kemungkinan harddisk masihdapat diperbaiki karena platter masih mungkin dilow level.
  • Kondisiplatter yang aus, baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakanterdapat di cluster 0 (lokasi dimana informasi partisi harddiskdisimpan). Kondisi ini tidak memungkinkan harddisk diperbaiki.
Membicarakankeadaan harddisk untuk diperbaiki hanya memungkinkan perbaikan padakondisi ke 2, dimana permukaan harddisk masih stabil tetapi terdapatkerusakan ringan di beberapa tempat.Tujuan
  • Upaya untuk mengunakan harddisk yang terdapat bad sector
  • Men-eliminasi lokasi kerusakan pada bad sector.
Tahapan 1 Sebelummelakukan tahapan selanjutnya sebaiknya mengunakan tahapan 1 untukmemastikan kondisi platter harddisk yang rusak. Untuk mengetahui halini harddisk harus dilakukan LOW LEVEL FORMAT (LLF). LLF dapatdilakukan dari BIOS atau Software. Untuk BIOS, beberapa PC lama sepertigenerasi 486 atau Pentium (586) memiliki option LLF. Atau dapatmengunakan software LLF. Untuk mendapatkan software LLF dapat diambildi Site pembuat harddisk. Atau mencari utiliti file seperti hddutil.exe (dari Maxtor - MaxLLF.exe) dan wipe.exe versi 1.0c 05/02/96.Fungsidari software LLF adalah menghapus seluruh informasi baik partisi, datadidalam harddisk serta informasi bad sector. Software ini juga bergunauntuk memperbaiki kesalahan pembuatan partisi pada FAT 32 dari WindowsFdisk.Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan.Peringatan : Pemakaian LLF software akan menghapus seluruh data didalam harddiskTahapan 2Proses selanjutnya adalah dengan metode try dan error. Tahapan untuk sesi ini adalah :1.Membuat partisi harddisk : Dengan program FDISK dengan 1 partisi saja,baik primary atau extended partisi. Untuk primary dapat dilakukandengan single harddisk , tetapi bila menghendaki harddisk sebagaiextended, diperlukan sebuah harddisk sebagai proses boot dan telahmemiliki primary partisi (partisi untuk melakukan booting).

2.Format harddisk : Dengan FORMAT C: /C. Penambahan perintah /C untukmenjalankan pilihan pemeriksaan bila terjadi bad sector. Selama prosesformat periksa pada persentasi berapa kerusakan harddisk.

Ketikaprogram FORMAT menampilkan Trying to recover allocation unit xxxxxx,artinya program sedang memeriksa kondisi dimana harddisk tersebutterjadi bad sector. Asumsi pada pengujian dibawah ini adalah denganHarddisk Seagate 1.2 GB dengan 2 lokasi kerusakan kecil dan perkiraanangka persentasi ditunjukan oleh program FORMAT :
<!-- div>


0 komentar:

Posting Komentar